“Ke apartemen saja, Mas. Aku sudah nyaman di sana,” ujar Aura saat Pras memberinya pilihan rumah yang akan mereka tempati.Nanti sore, kabarnya mereka sudah diperbolehkan pulang. Tinggal menunggu pemeriksaan terakhir dari dokter anak. Jika semua baik-baik saja, Aura dan Axel boleh meninggalkan rumah sakit hari ini.“Aku sudah minta Rico carikan rumah yang lebih besar dan nyaman untukmu dan Axel, Ra.” Pras masih mencoba membujuk. Dia ingin yang terbaik untuk istri dan buah hatinya.“Apartemen juga cukup besar, Mas. Lagian kemarin-kemarin aku dan Tata sudah menambahi hiasan di kamar bayi kita,” Aura tetap menolak dengan senyum tipis.“Nanti yang tinggal bukan cuma kita, Sayang,” Pras menjelaskan sabar. “Ada ibu, ada pembantu, pengasuh bayi juga. Tata juga. Jadi lebih baik di rumah baru saja. Udaranya lebih bersih, banyak tanamannya.”Aura hendak membantah lagi, tapi Ranti yang sedang menggendong sang cucu menyahut dengan nada bercanda, “Ra, kamu tinggal nempatin saja, bawel amat, ya?”A
Last Updated : 2025-12-19 Read more