Keterkejutan Axel saat mendengar jeritan asliku dan melihatku terkapar di lantai gudang tidak berlangsung lama. Ekspresi di wajahnya, yang sempat menunjukkan pengenalan, segera berganti menjadi topeng dingin dan kejam—topeng The Billionaire Axel Montevista yang selama ini kukenal.Claudia, yang menyadari suasana tegang dan aneh ini, segera memanfaatkan situasi. Dia kembali merangkul lengan Axel dengan erat, bertindak sebagai korban yang terluka.“Sayang, lihat aku! Dia menyerangku lebih dulu saat aku mencoba mengambil cincinku. Aku benar-benar ketakutan!” rengek Claudia, suaranya terdengar ketakutan yang dibuat-buat.Axel menoleh ke Claudia. “Cincin yang mana?” tanyanya datar. “Masih ada di ruang dalam,” kemudian, Claudia menunjukku. “Ya, dia mau mencurinya! Aku menemukannya di sakunya!”Aku, yang masih terkapar, berusaha keras untuk menelan sisa jeritan dan mengatur napasku. Harusnya aku mengatakan sesuatu, mungkin sekedar membela diri, tetapi tubuhku terl
最終更新日 : 2025-12-12 続きを読む