Evelyn menggeliat kecil saat ia terbangun di pagi hari. Wanita itu berbalik, menatap suaminya yang masih terlelap di sisinya.Evelyn tersenyum menatap, ia elus lembut wajah lelaki itu dengan penuh cinta.“Sayang, bangun. Sudah pagi.” Evelyn berucap dengan lembut. Tidak ada tanggapan sama sekali dari Vernon. Lelaki itu tetap saja terlelap. Helaan napasnya terdengar begitu lemah, tapi teratur. Bahkan pelukannya di tubuh Evelyn masih erat seperti sebelumnya.“Vernon.” Evelyn menepuk pipi suaminya dengan lembut, berharap dengan itu Vernon akan lekas bangun. Namun, tetap saja Vernon tidak memberikan respons apa pun.Evelyn menghela napas dengan dalam. Ia tatap wajah tampan itu lamat-lamat dari jarak yang begitu dekat. Wajahnya terasa panas saat napas mereka saling beradu.“Bangun, hey, bangun.” Evelyn terus berusaha membangunkan. Ia kecup wajah suaminya berkali-kali untuk mengganggu tidur lelaki itu. Namun, itu tidak memberikan efek apa pun, Vernon tidak kunjung bangun.“Ya sudahlah, nanti
Terakhir Diperbarui : 2025-12-23 Baca selengkapnya