“Saya bantu rapikan!” ujar Damian. Tangannya terulur untuk merapikan rambut Jasmine. Setelah ciuman panas disertai dengan sentuhan Damian yang menggebu-gebu, penampilan Jasmine jauh dari kata rapi. Rambut panjangnya berantakan, bibirnya bengkak dan pucat, menyisakan noda lipstik di sudut bibir. Beruntung atasan yang ia pakai hanya sedikit kusut di bagian depannya. Sehingga mereka tidak perlu merapikan atasan tersebut dengan berarti. Beberapa saat setelah ia tahu bahwa Renan sudah berada di dekat mobil, Jasmine segera kembali duduk kursinya. Namun, ia belum berani membuka kaca apalagi pintu mobil. “Kalau Mas Renan tahu bisa mati, Mas. Aku bisa digantung hidup-hidup sama dia!” sahut Jasmine panik. Damian mengecup bibir Jasmine singkat. Mata Jasmine membulat. Tak lama, Damian terkekeh. Mencubit pipi Jasmine gemas.“Jangan panik. Renan bakal curiga kalau wajah kamu sepucat ini.” Jasmine menarik napas dalam. Kemudian menyentuh bibirnya. “Liptint aku juga jadi hilang karena Mas. Tiba-
Last Updated : 2025-11-27 Read more