Di dalam mobil hitam buatan Jerman, keheningan bukan lagi suasana—ia adalah keputusan. Jalanan basah, pepohonan terbias di kaca, tapi Leonhardt tidak benar-benar melihat apa pun. Matanya terbuka, pikirannya sibuk menata ulang peta yang tak terlihat. Margarethe duduk di kursi belakang, gaun putih lusuh menempel pada tubuhnya seperti beban yang tak bisa dilepaskan. Tatapannya kosong menembus jendela, seolah menghitung detik yang menjauhkan mereka dari gereja—dan dari Adelheid. Leonhardt duduk di depan, punggung tegak, rahang mengeras. Sarung tangan di tangannya ia rapikan sekali—gerakan kecil yang nyaris militer—seolah sedang mengarsipkan satu fase hidup ke dalam laci yang tidak perlu ia buka lagi. Pernikahan itu, baginya, telah menjadi data: dicatat, diklasifikasikan, dan disimpan. Ketika Margarethe bicara, suaranya menembus mobil seperti pecahan kaca.
Last Updated : 2025-12-01 Read more