Udara di dalam bandara terasa berbeda begitu mereka keluar dari pesawat.Lebih dingin, lebih bersih, dengan aroma samar yang tidak benar-benar bisa dikenali, tapi cukup untuk membuat Felly sadar mereka sudah jauh dari tempat sebelumnya. Cahaya lampu menyebar rata di langit-langit tinggi, memantul halus di lantai yang mengilap tanpa noda.Langkah orang-orang terdengar rapi.Tidak tergesa, tapi juga tidak lambat, seolah semua sudah tahu arah masing-masing tanpa perlu saling mengganggu. Di antara suara itu, pengumuman terdengar sesekali dalam bahasa yang berganti, mengalir begitu saja tanpa menarik perhatian lebih.Felly berjalan di samping Marvin.Matanya bergerak pelan, memperhatikan sekeliling tanpa berlebihan, tapi jelas menangkap banyak hal sekaligus—arsitektur yang luas, deretan toko yang tertata rapi, dan orang-orang dengan wajah yang tidak familiar.“Beda ya, Mas?” gumamnya pelan.Marvin melirik sekilas, dengan gemas mengusak rambut Felly yang sedikit berantakan. “Beda gimana, sa
더 보기