“Video apa?”Ivy pun menjawabnya agak berbisik, tahu itu tetap hal yang sensitif meski di sana hanya ada dirinya dan Damian.“Tentang video yang pernah saya perlihatkan kepada Bapak. Yang di dalamnya ada, emm, P-Pak Evan dan….”Ivy tidak melanjutkan ucapannya karena merasa canggung. Ia tambah malu karena Damian tampak mendengus seolah itu bukan hal penting.“Untuk apa juga? Itu bukan urusan saya dan tidak menguntungkan juga untuk saya.”Lalu tatapannya terarah ke Ivy dengan tajam, nadanya menjadi dingin, hingga Ivy merinding.“Apa kamu baru saja menuduh saya?”“Tidak, Pak!” Ivy langsung menjawab cepat sambil menunduk. “Maafkan saya, saya akan fokus sekarang,” katanya, mulai sibuk sendiri. ***“Ah, itu sih sudah tidak aneh kalau beritanya tentang dia.”“Semua orang memang sudah tahu dia seperti itu. Rela menjual tubuh agar nilai-nilainya bagus. Hanya belum ada buktinya saja.”“Sayang sekali videonya tidak disebar. Pasti langsung berdampak parah untuk reputasinya kalau dia betulan terl
Terakhir Diperbarui : 2025-11-28 Baca selengkapnya