"Bunda, Bunda cantik banget, deh," pujian itu lolos dari bibir mungil Putra yang kini duduk di salah satu sisi tempat tidur sang ibu.Aya mematut dirinya di depan cermin. Malam itu ia mengenakan blus biru muda dan celana krem. Rambutnya dia kepang satu dengan dua buah jepit lidi yang terlihat manis. Wajahnya yang bisanya polos, kini dipoles dengan riasan tipis dibantu oleh Tina."Makasih, Sayang," sahut Aya sembari tersenyum. Lalu wanita itu mengambil sepatu yang juga dipilihkan oleh Tina.Malam ini, ia dan Putra akan menemui ibu kandung Ibra dalam acara makan malam."Memang cantik, kok. Pantesan Ayah suka sama Bunda," puji Putra lagi.Aya berjalan mendekatinya lalu mengusap pipi tembam Putra. "Kamu juga ganteng, manis banget.""Mirip Ayah, kan?" tanya Putra dengan polosnya.Mendengar pertanyaan itu, Aya memilih diam tak menjawab."Sebaiknya kita segera keluar. Sudah mau jam delapan," ajaknya sembari mengulurkan tangan kanannya."Oke, Bunda!" seru Putra.Bocah tampan itu mengenakan ke
Last Updated : 2026-01-29 Read more