Happy Reading*****Melihat situasi yang semakin memanas. Cakra terpaksa harus jujur. Padahal, dia tidak ingin mengenalkan sang mama pada Ari, atasan yang super nyebelin dan judes. "Kenalin, Ma. Dia, Bu Ari, pemilik sekaligus direktur mall ini," ucap Cakra berusaha menghentikan semua kesalahpahaman yang ada. Bola mata si bos hampir saja keluar mendengar kalimat yang diucapkan Cakra. Sama sekali tak pernah terpikirkan jika perempuan paruh baya yang dia sangka salah satu gebetan Cakra, ternyata adalah ibunya. "Mati aku, ternyata dia mamanya Cakra. Sial, mana aku ngegas tadi pas ngomong. Nggak sopan banget, kan jadinya. Lah, ngapain aku pusing mikirin tentang penilaian orang lain. Memangnya, aku siapanya Cakra?" ucap Ari dalam hati. Malu, perempuan itupun menunduk.Tak kalah terkejut, Arimbi juga tidak menyangka jika dia akan bertemu dengan pemilik mall tersebut secara langsung. "Beneran pemilik mall ini?" Arimbi menatap tidak percaya. Tatapannya menguliti Ari dari ujung kaki hingga
Last Updated : 2026-01-08 Read more