“Makan dulu ya, Bu. Hari ini Cleona pulang agak malam, ada kerjaan tambahan,” katanya sambil menyendokkan nasi ke piring Danila.Pagi itu, sebelum berangkat kerja, Cleona menyiapkan masakan sederhana untuk ibunya. Aroma tumisan hangat memenuhi dapur kecil mereka.Danila mendongak, menatap putrinya penuh rasa ingin tahu. “Kerja apa malam-malam, Nak?”Cleona sempat terdiam, lalu berdehem untuk meredakan gugupnya.“E-itu, Bu… bantu-bantu di tempat Tante Cia. Ada pesanan catering banyak, harus siap pagi-pagi buat dikirim.”Dalam hatinya, Cleona merapal banyak permintaan maaf. Ia terpaksa berbohong.Danila tidak langsung merespons. Ada rasa ganjil yang mengusik hatinya, tapi ia tahu putrinya selalu berusaha keras demi mereka berdua. Akhirnya, ia hanya mengangguk pelan.“Yang penting kamu jaga kesehatan aja, Na. Jangan diforsir, nanti malah sakit.”Cleona tersenyum tipis, menahan perasaan bersalah. Ia hanya mengangguk, tidak berani menatap ibunya terlalu lama.Usai makan, ia segera bersia
Terakhir Diperbarui : 2025-12-10 Baca selengkapnya