Amanda berdiri sejenak di depan cermin. Dress berwarna lembut yang membalut tubuhnya terasa sedikit asing, namun juga istimewa. Ini adalah hadiah lamarannya, dress yang tampak pantas untuk makan malam keluarga pertamanya. Tangannya merapikan lipatan kain di pinggang, napasnya ditarik dalam-dalam."Mudah-mudahan aku tidak terlihat salah kostum," batinnya.Dengan langkah pelan, Amanda menuruni anak tangga. Suara hak sepatunya nyaris tak terdengar di rumah besar itu. Baru beberapa anak tangga ia lewati, suara ramah menyapanya.“Wah, ini dia pengantin baru kita,” ujar seorang pria dengan senyum lebar.Amanda mendongak. Di hadapannya berdiri Daniel Hadiwijaya, kakak Arman, bersama istrinya, Tamara, dan tiga anak mereka. Kehangatan keluarga kecil itu langsung terasa.“Halo, Kak Daniel, Kak Tamara,” sapa Amanda sambil melangkah mendekat, wajahnya memerah menahan malu.Tamara tersenyum lebar, lalu memeluk Amanda tanpa ragu. “Halo, Manda. Kamu kelihatan cantik malam ini.”“Terima kasih, Kak,”
Last Updated : 2025-12-19 Read more