Kaleb tertawa pendek. "Ah, jadi Pak Dimas ada sama kamu. Tenang saja, Pak, kamu nggak sendiri. Aku bisa jauh lebih kejam kalau Hardy pikir dia bisa lolos begitu saja."Keheningan kembali menyelimuti ruangan sampai akhirnya Dimas yang memecahnya. Suaranya tenang, tetapi bobot di balik nadanya terasa berat."Kaleb, kalau Hardy benar-benar dalang di balik semua ini, aku nggak peduli gimana caramu. Temukan dia. Dan kali ini, jangan biarkan dia lolos lagi."Untuk sesaat, Kaleb tidak berkata apa-apa. Kemudian, akhirnya dia menjawab, "Tentu, Pak Dimas.""Kaleb." Kelvin kembali bicara, kali ini suaranya lebih rendah, sarat emosi. "Kamu saudaraku, dan aku percaya padamu. Kalau Hardy benar-benar menyentuh Jevan, aku akan pastikan dia membayar akibatnya. Tapi aku nggak akan pernah memaafkanmu kalau kamu membiarkannya kabur lagi."Keheningan berat menggantung di antara sambungan telepon itu sebelum Kaleb menjawab. Kata-katanya dipenuhi tekad kuat."Aku mengerti. Aku akan menemukan Hardy. Dan saat
閱讀更多