”Mana mungkin aku mengusir bawahanku sendiri hanya untuk berduaan denganmu,” ucap Aldric sambil membenarkan kerah bajunya.Marielle menatap Aldric lurus-lurus, tidak menunjukkan rasa gentar sedikitpun meski aura pria di hadapannya terasa menekan. Wanita itu hanya menghela nafas lalu kembali berfokus dengan apa yang sedang ia kerjakan sekarang."Saya hanya ingin menyelesaikan laporan pasokan hari ini, Yang Mulia," ujar Marielle dingin, suaranya memotong keheningan canggung di antara mereka. "Jika tidak ada hal mendesak mengenai dokumen rekonstruksi, saya rasa kita tidak perlu memperpanjang pembicaraan di sini."Marielle segera membalikkan badan, melangkah tegas berniat keluar dari ruang draf."Marielle, tunggu!" Aldric mencoba membuka suara. Suaranya terdengar tidak sebas biasanya, ada sedikit keraguan yang tertahan di sana.Namun, Marielle mempercepat langkah kakinya tanpa menoleh sedikitpun. Kehadiran Aldric yang tiba-tiba, ditambah dengan sikapnya yang mengusir Tristan tanpa al
続きを読む