“Za … please,” Roman berbisik. “Nggak ada satu pun dari kita yang mau kamu nikah karena paksaan. Tapi kalau itu cara paling cepat buat jaga kamu dan Dio, kita setidaknya harus coba.” Sheza menepis pelan rangkulan Roman. Bukan karena benci, tapi karena sentuhan itu terasa seperti pengingat bahwa semua orang berharap sesuatu darinya. Julian menarik napas panjang. “Za, denger aku dulu. Nggak ada yang akan maksa. Keputusan tetap di kamu. Tapi kami nggak bisa cuma bilang ‘sabar’. Dunia terlalu keras buat itu. Kami nggak mau kamu capek. Hari ke hari denda pengadilan akan semakin bertambah. Ayo, Za. Kami bantu untuk mereset masalah ini.” Arga menatap Sheza lurus-lurus. “Za, dari kita berlima, cuma ada dua orang yang secara status, posisi, dan kondisi bisa langsung berdiri di depan kamu dan Dio sebagai pelindung kalian. Roman atau Satria. Hanya mereka berdua yang belum memiliki seseorang untuk dilindungi di rumahnya.” Roman segera menegakkan badan, mengangkat dagu. “Aku siap, Za. Sump
Last Updated : 2026-01-05 Read more