Di dalam ruang rawat yang sunyi itu, berita kehamilan Ayyana seolah-olah menjadi keajaiban yang menyembuhkan segala luka. Rafael, yang baru saja tampak tidak berdaya dengan wajah sepucat kertas, tiba-tiba merasa memiliki seluruh kekuatan di dunia kembali. Selang infus yang menusuk kulitnya seolah tak lagi terasa mengganggu; rasa sakit fisiknya menguap, kalah oleh gelombang euforia yang menghantam dadanya. Rafael menarik Ayyana ke dalam pelukannya. Ia membenamkan wajahnya di perut Ayyana, menghirup aroma tubuh istrinya, sambil membisikkan doa-doa syukur yang tidak pernah ia ucapkan sebelumnya. Getaran halus di bahu Rafael menunjukkan betapa hancurnya pertahanan sang Mafia di hadapan mukjizat ini. "Terima kasih ... Terima kasih, Ayyana," bisik Rafael, suaranya parau, pecah oleh emosi yang meluap-luap. Ia kemudian mendongak, menatap Armand yang masih berdiri tegak di sudut ruangan. Armand, yang biasanya memiliki wajah kaku sekeras batu, kini tampak berkaca-kaca dengan binar haru yang
최신 업데이트 : 2026-04-26 더 보기