Malam semakin larut. Setelah kejadian di rooftop, Ayyana kembali ke ballroom dengan perasaan yang jauh lebih tenang. Berkat dukungan Kevin dan Rara, tidak ada lagi yang berani menghinanya secara terang-terangan. Mereka hanya memandang dengan tatapan iri dan takut, terutama saat melihat Ayyana berdiri tegak dengan aura yang berbeda. Namun, Ayyana memutuskan untuk tidak berlama-lama. Hatinya mulai gelisah. Ia ingat janjinya pada Rafael, dan entah kenapa perasaannya tidak tenang sejak tadi. "Aku pulang dulu ya, Ra," bisik Ayyana pada sahabatnya. "Yakin? Nanti aku antar?" tawae Rara. "Nggak usah, udah ada yang jemput kok. Bye!" Ayyana pun berpamitan pada Kevin yang hanya mengangguk dan mengantarnya sampai pintu utama hotel. "Hati-hati di jalan, Ayya. Kabari aku kalau sudah sampai." "Iya, makasih banyak, Vin. Aku pulang dulu, bye." Setelah melambaikan tangan pada pemuda itu. Ayyana melangkah keluar menuju area drop-off. Ia mengeluarkan ponselnya, hendak menghubungi Armand, tapi la
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-04-09 อ่านเพิ่มเติม