“Tidak, tidak! Aku tidak sanggup. Batalkan itu, Hexa! Kumohon, jangan permalukan aku! Bagaimana reaksi teman-temanku dan keluarga besarku, Hexa? Mereka pasti mengolok-olokku!” Suara tangis yang keluar dari bibir Hazel teramat memilukan, seolah mampu menyayat hati Hexa. Bunyi isakannya memenuhi ruangan, terdengar pilu dan penuh keputusasaan. Kemudian, Hexa kemudian beranjak dan memeluk Jenna erat, seolah pria itu juga tengah bersedih bersamanya. Jenna telah mendengar semua penjelasan Hexa mengenai tuntutan kedua orang tuanya, dan rasanya, dadanya ikut sesak bak dihujam belati berkarat berkali-kali. Segala impian tentang pernikahan indah yang tinggal menghitung hari, kini hancur lebur hanya karena satu malam kesalahan yang dilakukan pria di hadapannya. Sementara itu, Hexa hanya diam mematung, membiarkan sang kekasih meluapkan kemarahannya. Ia tidak berusaha menghindar ataupun menangkis pukulan-pukulan lemah itu. Hatinya sendiri terasa remuk melihat wanita yang ia cintai hancur
Last Updated : 2026-02-20 Read more