Kepala desa melangkah mendekati pintu lemari kayu jati itu dengan langkah kaki yang terdengar sangat berat dan mengancam. Setiap detak jantung Tresna seolah beradu dengan irama langkah sepatu pantofel sang penguasa desa yang semakin mendekat."Ayah, kenapa Ayah masih di sini? Linda mau istirahat sekarang juga!" teriak Linda dengan nada suara yang sengaja ditinggikan.Linda melakukan itu buat menutupi getaran di jemarinya yang nampak sangat jelas karena rasa takut. Ia menelan ludah menahan gugup sambil terus merapikan rambut panjangnya yang masih nampak sangat berantakan.Kepala desa tidak menghiraukan ucapan putrinya dan justru semakin mendekatkan wajahnya ke celah pintu lemari jati tersebut. Ia mengendus-endus udara di sekitar pintu lemari dengan sangat teliti menggunakan hidungnya yang tajam."Bau ini... bau keringat laki-laki ini sangat kuat, Linda!" bentak Kepala Desa dengan mata yang berkilat sangat tajam."Kamu nggak bisa bohongin ayah yang udah puluhan tahun hidup!" lanjut Kepa
Última atualização : 2026-03-17 Ler mais