Saat keluar dari kamar mandi dengan rambut basah, Kalla melihat Reyga masih duduk di ranjang. Belum mengenakan apapun. Lelaki itu sibuk mengutak-atik ponsel, sementara kaosnya dibiarkan tergeletak di atas paha. Kondisi itu membuat wajah Kalla blushing seketika. Dia mengalihkan pandang dengan segera. Lalu beranjak duduk work desk. “Sana mandi ih, bau!” celetuk Kalla seraya mengambil hair dryer. Bola mata Reyga bergerak, melirik Kalla, lalu senyumnya terbit. Dia menyingkirkan ponsel sebelum beranjak mendekati perempuan itu. “Kamu bilang aku bau? Emangnya kamu wangi?” Lelaki itu melingkarkan lengan ke leher Kalla, lalu mengecup pipi wanita itu dari belakang. “Oh iya, bener wangi.”“Reyga, lepasin!” Risih banget dipeluk pria yang masih telanjang bulat begitu. Dasar tidak tau malu. Alih-alih lepas, tangan Reyga yang melingkari leher turun ke bawah, meremas payudara Kalla yang hanya tertutup kaos oblong. Secara refleks Kalla menabok tangan iseng itu. “Mandi aku bilang.”“Ya, bentar du
Baca selengkapnya