Tanpa ragu sedikitpun Anto langsung meremas-remas buah dada Yuyun. Yuyun menggeliat berusaha melepaskan diri dari tahanan Anto."Akh, To, lepas, aku mau sarapan," ujar Yuyun seraya memukul punggung telapak tangan Anto yang kini sibuk meremas-remas kedua buah dadanya."Neng, sebentar saja," tahan Anto sambil terus meremas lalu menarik kedua putingnya seperti yang dia lakukan kemarin sore.Tubuh Yuyun menggeliat kesana-kemari dalam tahanan Anto di belakang punggungnya, setiap hendak melepaskan diri dan kabur dari dekapan Anto selalu saja usahanya gagal lantaran Anto mencubit puting Yuyun yang menjulang runcing ke depan."To, ah, sshh, sudah, lepaskan aku! Mau kamu apa sih?" Tanya Yuyun seraya menatap kedua buah dadanya sendiri yang sudah mengeras dan memenuhi sisi dalam gaun hingga terlihat lebih besar dari ukuran sebelumnya. "Mauku? Ini Neng," jawabnya seraya menyibak ujung gaun Yuyun ke atas lalu menyelipkan tangannya ke dalam balik celana dalam Yuyun, Anto mena
Mehr lesen