“Aku ingin mengundurkan diri sebagai pendampingmu, Duchess,” ujar Lady Gwen pelan. Untuk beberapa detik, Alize hanya menatap Lady Gwen. Ia mengira dirinya salah dengar. “Apa?” Alize mengerutkan kening. “Kau bercanda terlalu pagi, Lady Gwen.” Lady Gwen tersenyum kecil. “Saya tahu ini mendadak,” ujarnya. “Maaf membuatmu terkejut, Yang Mulia.” “Terkejut?” Alize mengulang. “Lady Gwen, kau bukan cuma mengejutkan aku. Lady Julia tidak akan membiarkanmu pergi begitu saja.” Lady Gwen mengangguk. “Saya tahu. Saya juga harus bicara dengannya. Semoga beliau mengerti.” Alize menatapnya. “Apa ada yang membuatmu merasa terganggu di kastil ini? Kau takut pada teror-teror yang terjadi?” Ia melihat wanita itu menggeleng. “Aku sebenarnya sudah memikirkannya cukup lama.” Alize benar-benar tidak menyangka. Di antara semua kemungkinan yang terlintas di kepalanya pagi ini, pengunduran diri Lady Gwen bukan salah satunya. “Kenapa?” tanyanya akhirnya. “Apa alasanmu, Lady Gwen?” Lady Gwen
続きを読む