"Gue enggak paham sama teman-teman gue di Jakarta. Ada masalah apa sih, sampai diajak kumpul aja pada susah banget. Terutama Gita!" kesal Widi saat kami melakukan panggilan video dalam grup. Mataku tertuju pada satu orang yang ada di pojok kanan layar, Azizah. Dia terlihat jauh lebih kurus dibanding terakhir kali aku bertemu dengannya, sebelum Bian melarangnya untuk berteman lagi denganku. "Woi, malah pada diam semua!" tegur Widi lagi. "Gue enggak mau tahu ya, pokoknya karena gue sama Ipul sudah pulang ke Jakarta, kita harus pergi sama-sama!" "Gue enggak akan bisa pergi, Wid," sahutku pelan. "Tuh, bener kan! Pasti Gita duluan. Kenapa sih, Git? Kita setahun sekali aja belum tentu bisa kumpul loh." "Gita enggak bakal dibolehin sama cowoknya. Gue juga sampai sekarang enggak dibolehin sama Bian," balas Azizah. Ucapannya membuatku terpaku. Ternyata Azizah masih dilarang untuk bergaul denganku, padahal sebentar lagi aku akan menikah dengan Ale. "Wid, sori banget ya, tapi
最後更新 : 2026-05-24 閱讀更多