Gedung Harian Nasional tampak menjulang tinggi di hadapanku. Riuh rendah suasana ruang redaksi langsung menyambutku begitu aku melangkah masuk ke lantai lima. Suara tuts keyboard ditekan oleh jari-jari yang super cepat, dan hiruk-pikuk wartawan yang mengejar headline news memacu semangatku. "Sagita Maira?" "Iya, Kak, benar saya Sagita Maira." "Kenalkan, saya Nanda, Redaktur Pelaksana. Mari, saya tunjukkan mejamu," sapa seorang wanita ramah dengan kacamata bertengger di hidungnya. "Baik, Kak." Aku berjalan mengikuti Kak Nanda dari belakang punggungnya. Beberapa pasang mata menoleh kearahku. "Nah, silahkan, Gita, kamu duduk di sini." "Terima kasih, Kak Nanda." "Iya, sama-sama. Sebentar saya ambilkan tugas kamu ya, supaya kamu bisa mulai." "Sekali lagi terima kasih, Kak." Aku pun menarik pelan kursi beroda itu dan duduk di depan meja yang sepertinya memang sudah dipersiapkan untuk anak magang sepertiku. Di samping kananku, duduk seorang laki-laki berpostur tinggi puti
最後更新 : 2026-05-15 閱讀更多