Malam itu, di dalam ruang kerja pribadinya yang terasa dingin, Bayu duduk di depan layar monitor yang memantulkan cahaya biru ke wajahnya yang kaku. Jemarinya diam mematung di atas tetikus, menatap sebuah dokumen digital yang selama ini ia simpan rapat-rapat sebagai saksi bisu penghinaan terhadap Maudy.Ia tahu, mengungkap ini berarti membuka luka lama dan mempertaruhkan martabatnya sendiri sebagai pria yang pernah dibeli. Namun, melihat Maudy yang hancur lebur dihujat oleh warganet karena ulah Rio, Bayu tidak punya pilihan lain. Ia harus menghancurkan topeng Rio, meski tangannya sendiri harus ikut kotor."Ini untukmu, Maudy. Agar dunia tahu siapa iblis sebenarnya. Aku tidak peduli dengan nama baikku di masa lalu, asal nama baikmu di masa depan kembali bersih,” gumam Bayu pelan.Dengan satu klik yang mantap, Bayu mengunggah serangkaian dokumen ke akun media sosial resminya yang kini diikuti jutaan orang.Unggahan pertama adalah foto lembaran kertas bermeterai yang dia simpan baik
Last Updated : 2026-04-01 Read more