Ternyata, di antara tiga pasukan Merak yang dikirim ke dalam hutan, hanya kelompok Sekar yang belum kembali hingga matahari mulai meninggi. “Maaf, Tuan. Kami tadi berada di jalur yang berbeda, jadi kami tidak tahu pasti di mana kelompok Sekar sekarang. Perkiraan kami, mereka sedang menyusuri area tebing,” lapor salah satu anggota Merak yang baru tiba. Sigrid terdiam sejenak. Sebagai kepala suku yang sudah puluhan tahun memimpin desa, instingnya langsung menangkap ada sesuatu yang tidak beres. Namun, alih-alih merespons laporan itu, tatapan tajam Sigrid langsung beralih menembus mata Jaka. “Jaka!” panggil Sigrid berat. Jaka sedikit tersentak, lalu segera berdiri tegak. “Iya, Tuan!” “Cepat kembali ke rumah!” perintah Sigrid tegas, tanpa ragu. “Hah?” Jaka kaget bukan main. Awalnya ia mengira Sigrid akan memerintahkannya untuk ikut mencari Sekar atau menyusun rencana penyerangan, tetapi dugaan itu meleset jauh. “Tapi, Tuan—” “Jangan membantah,” potong Sigrid, nadanya mutlak dan tak
اقرأ المزيد