Kesadaran datang perlahan, membawa rasa sakit yang berdenyut hebat di kepalaku. Rasanya sangat berat, seolah-olah seluruh tubuhku telah ditenggelamkan ke dasar lautan yang paling gelap, dingin, dan menghimpit dada.Aku berusaha membuka mata, tetapi kelopak mataku terasa seperti diberi beban berton-ton. Butuh perjuangan keras dan beberapa kedipan panjang sebelum pandanganku yang kabur akhirnya mulai fokus.Hal pertama yang kulihat adalah langit-langit beton yang kusam, retak di beberapa sudut dan lembap. Permukaannya dipenuhi noda hitam pekat yang sulit dikenali, entah itu jamur atau bekas sesuatu yang mengerikan. Detik berikutnya, bau apek yang bercampur dengan aroma anyir besi berkarat langsung menusuk hidungku, memicu rasa mual yang hebat di perut.Aku mengernyit pelan, mencoba mengenali sekitar.Di mana aku?Pertanyaan itu membuatku diserang oleh rasa panik. Aku mencoba bangkit, namun kedua pergelangan tanganku tertahan kasar. Saat itulah aku menyadari bahwa aku terikat kuat pada
اقرأ المزيد