Dengan tangan mereka yang saling menggenggam, Vance berjalan mengiringi langkah Ara yang tenggelam dalam diam.Tak ada kata yang keluar dari bibir gadis itu, tetapi Vance bisa merasakannya—gelombang emosi yang kacau, berat, dan tak terarah. Ikatan di antara mereka membuat semuanya terasa jelas: kegelisahan, ketakutan, dan sesuatu yang lebih dalam … sesuatu yang bahkan Ara sendiri mungkin enggan akui.Vance menoleh beberapa kali ke arahnya. Ia ingin mengatakan sesuatu. Namun, sebagai makhluk yang sebagian besar hidupnya dihabiskan sebagai anjing, kata-kata bukanlah keahliannya.Dulu, ia hanya perlu berada di samping Sam—diam, setia, kadang menjadi tempat bersandar, dan menghiburnya.Sekarang ... ia tidak dapat melakukan apa pun selain menggenggam tangannya sedikit lebih erat ketika gadis itu terus-menerus menghela napas.Begitu mereka sampai di depan kediaman Wallenstein, langkah Ara terhenti. Ia memandangi cahaya lampu yang terlihat di balik setiap jendela, terasa hangat dan hidup … k
Baca selengkapnya