“Lalu jalur yang sebenarnya?” tanya Liang Wei. “Jalur tengah,” jawab Ming Zhu cepat. “Tapi jalur itu tidak disebutkan dalam laporan manapun,” ucap Liang Wei. “Justru itu, Tuan. Jika seseorang ingin menyembunyikan sesuatu, maka jalur yang tidak disebut sama sekali adalah jalur paling aman,” jelas Ming Zhu. Liang Wei kemudian mengambil tongkatnya. Ia kemudian berdiri dan memutari meja nya. “Jika benar, maka yang bermain bukan orang luar,” ucap Liang Wei. Ming Zhu mengangguk. “Pasti orang dalam,” sahutnya. “Ck. Menarik,” ucap Liang Wei. Pria itu kemudian berjalan mendekat kearah Ming Zhu. “Gadis kecil. Kau tahu, apa yang kau lakukan ini sangat berbahaya. Kau bisa dibungkam, bahkan bisa dibunuh jika mereka tau,” ujar Liang Wei. “Hamba hanya mengatakan apa yang hamba lihat,” ucap Ming Zhu sembari menunduk. “Heh. Penglihatanmu terlalu jauh untuk seorang pelayan,” ucap Liang Wei. “Maaf Tuan, hamba tidak bermaksud apapun,” ucap Ming Zhu. Liang Wei kembali duduk. “Suda
続きを読む