Patah hati mengajarkan bahwa rasa sakit ini bisa mengubahku menjadi seseorang yang … berbahaya.Tangaku bersedekap dekat jendela apartemen, memandangi lampu kota dari bawah, dan rambut tertiup angin malam. Pemandangan seperti ini menenangkan. Tapi pikiranku sibuk menyusun rencana.“Adnan, Kenan.”Dua orang berbeda namun memiliki pintu yang mengarah ke Rifat. Dan aku ada di antara mereka berdua.Kali ini, aku mau Rifat melihat ketegaranku hingga dia menyesal. Bahwa tanpanya, aku bisa jauh lebih baik, menarik, dan diinginkan. Bukan memohon agar kembali dinikahi.Cuih !!!Kini, aku akan membuat diriku dikejar, dicintai, bahkan diperebutkan dua orang yang memiliki kedudukan sekaligus. “Rencana sempurna, Dilara.” Sudut bibirku terangkat tinggi.Tekad ini tidak akan padam sampai Rifat menyesal, mencium kakiku sambil meminta maaf."Adnan, Kenan, mari bersenang-senang."Dengan senyum percaya diri, aku membuka koper alu mengambil kaca dan duduk di sofa.Ikat rambut kulepas dan menatap wajahku
Last Updated : 2026-03-30 Read more