Share

7

Penulis: Naomiliana
last update Tanggal publikasi: 2026-04-15 08:18:30
Dari ingatannya selama ini Zhaoyang dan Lien Hua sering diam-diam bertemu. Mereka menjalin kasih di belakangnya. Perlahan rasa sakit dikepalanya mereda, ketika ia membuka matanya, kilatan penuh dendam terpancar dari matanya. Mingmei sempat merinding akan hal itu, ia belum terbiasa dengan perubahan Lian Wei yang tiba-tiba.

"Mingmei aku tidak apa, aku akan istirahat. Kau habiskan saja ini lalu istirahat."

"Baiklah putri."

"Sepertinya ada yang salah dengan tubuh ini?" curiganya, namun ia mengabaik
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   402

    “Ada apa?”"Di sana saat kami menambang batu bara, kami menemukan tambang emas dan berlian." "Apa?!" pekik kaget Lian Wei dan Anming. Segera mereka pergi bersama untuk melihat, Panglima Zei juga ikut melihat. Saat mereka tiba di sana mereka benar-benar terkejut. "Aku benar-benar kaya hahaha," tawa Lian Wei bergema. "Panglima Zei pergilah ke benua lain, temukan tempat berbisnis tambang yang baik.""Baik tuan."Sementara Lian Wei menyusun keuangannya, di Kekaisaran Shang pasukannya yang bertugas mulai menggantikan papan nama di toko. Keributan terdengar di seluruh Kekaisaran Shang, ingatlah tokonya tidak hanya ada di Kerajaan Wei saja. Kekaisaran Shang terdiri dari empat kerajaan besar yang semuanya berbisnis dengan Lian Wei. Mereka sudah mengurus izin kepemilikannya. "Ku dengar pemilik toko Xinxin pergi kesuatu tempat dan membuka usahanya di sana.""Tapi ku dengar mereka bangkrut makanya menjualnya pada Lian Fang Xin.""Mana mungkin bangkrut, merekakan pengusaha perhiasan.""Bena

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   401

    Bagi Lian Wei, kekaisaran barunya bukan sekadar wilayah untuk memperluas kekuasaan. Dia ingin membangun pusat perdagangan yang kuat, tempat orang-orang dapat mencari nafkah dengan layak dan menjalani kehidupan tanpa harus takut kehilangan segalanya akibat keputusan yang sewenang-wenang.Dan hari itu, langkah pertama menuju impian tersebut akhirnya dimulai.Lian Wei sedang bersiap-siap, ayah dan kakaknya datang mengunjunginya.“Xinxin, semua perlengkapan akan dikirim bersamaan dengan kau keluar kota nanti.”“Terimakasih kakak.”“Ini surat izinnya.”“Terimakasih ayah.”“Ayo makan dulu sebelum kau pergi.”“Baiklah ayo makan.”Mereka makan bersama di meja makan dengan menu makanan kesukaan Lian Wei.“Ayah, aku mau bawa ini untuk bekal perjalanan.”“Makanlah yang banyak, ayah sudah siapkan bekal untukmu di kereta kuda.”“Ayah menyiapkan kereta?”“Ya siapa tahu kau di jalan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   400

    Sore harinya, ketika Lian Wei kembali ke kediamannya, dia mendapati Wang Xuemin sedang menunggunya.Laki-laki itu duduk di dekat jendela sambil membaca sepucuk surat. Ekspresinya terlihat serius, berbeda dari biasanya."Wang Xuemin?"Wang Xuemin segera mengangkat wajah."Lian'er, kau sudah kembali.""Ada apa? Mengapa wajahmu seperti itu?"Dia meletakkan surat di atas meja, lalu memberi isyarat agar Lian Wei duduk di sampingnya."Aku baru saja menerima laporan dari wilayahku. Ada urusan mendesak yang harus segera aku tangani."Lian Wei memahami maksudnya."Kau harus kembali ke Wu?"Wang Xuemin mengangguk."Benar. Aku sebenarnya ingin tinggal lebih lama untuk membantumu mempersiapkan pembangunan. Namun, masalah ini tidak bisa diserahkan kepada orang lain begitu saja."Lian Wei terdiam sebentar, kemudian mengangguk."Kalau begitu, pulanglah. Jangan sampai urusan di wilayahmu terbengkalai hanya karena kau menemaniku."Wang Xuemin mengamati wajahnya."Kau tidak marah?""Untuk apa aku marah

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   399

    Kedatangan Lian Wei di Kekaisaran Song kali ini membawa tujuan yang berbeda. Dia tidak lagi datang dengan hati yang dipenuhi kekecewaan, melainkan dengan sebuah rencana besar yang ingin diwujudkannya.Membangun kekaisarannya sendiri bukan perkara mudah. Selain tanah yang luas, dia membutuhkan tenaga kerja, bahan bangunan, persediaan pangan, serta jalur distribusi yang memadai. Semua itu harus dipersiapkan dengan matang agar pembangunan tidak terhenti di tengah jalan.Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian, Lian Wei segera menuju aula utama untuk menemui Kaisar Song, ayah angkatnya.Hong Tiong Wai yang kebetulan berada di sana langsung menoleh ketika melihat adiknya memasuki aula."Xinxin! Kau sudah kembali?"Lian Wei tersenyum tipis. "Kakak."Hong Tiong Wai menghampirinya, lalu memperhatikan wajahnya dengan saksama."Kudengar kau pergi mencari tanah selama dua hari. Bagaimana hasilnya? Apakah kau menemukan tempat yang sesuai?""Aku sudah menemukan beberapa wilayah yang menjanj

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   398

    "Aku tidak pernah berniat menjadi orang yang mengatur hidupmu."Lian Wei menatapnya beberapa saat, kemudian menarik napas panjang."Baiklah. Aku tidak jadi pergi untuk meninggalkan semuanya."Wang Xuemin menghembuskan nafas lega. Namun, sebelum dia sempat mengatakan apapun, Lian Wei melanjutkan dengan nada yang lebih tegas."Aku akan pergi untuk membangun kekaisaran ku sendiri."Senyum Wang Xuemin perlahan melebar."Kalau begitu, aku akan membantumu.""Tidak perlu. Aku bisa melakukannya sendiri.""Aku tahu kau bisa," Wang Xuemin menggenggam tangannya sedikit lebih erat."Tetapi, Lian'er, bisa melakukan sesuatu seorang diri bukan berarti kau harus selalu melakukannya seorang diri."Lian Wei terdiam, lalu mengalihkan wajah untuk menyembunyikan senyum kecil yang akhirnya muncul di bibirnya."Dasar menyebalkan.""Kalau begitu, biarkan orang menyebalkan ini menemanimu."Untuk pertama kalinya sejak mengetahui penyiksaan terhadap orang-orangnya, hati Lian Wei sedikit lebih tenang.Dia tidak

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   397

    Kereta kuda telah disiapkan di halaman kekaisaran, barang miliknya sudah masuk semua di kereta kuda. Para pengawal dan pelayan kepercayaan Lian Wei sibuk membawa barang-barang yang diperlukan, sementara Mingmei memastikan tidak ada seorangpun yang tertinggal.Lian Wei berdiri di depan pintu, mengenakan jubah putih sederhana. Wajahnya masih pucat karena baru saja sadar dari koma, tetapi sorot matanya menunjukkan keteguhan yang tidak bisa digoyahkan.Dia sudah mengambil keputusan. Mulai hari ini, dia tidak ingin lagi tinggal di tempat yang membuatnya terus-menerus kecewa."Tuan, semuanya sudah siap," lapor Mingmei pelan.Lian Wei mengangguk. Dia baru saja hendak melangkah menuju kudanya ketika sebuah suara terdengar dari belakangnya."Lian'er, tunggu!"Langkah Lian Wei terhenti. Dia mengenali suara itu bahkan tanpa harus menoleh.Wang Xuemin berlari menghampirinya. Nafasnya sedikit terengah, sementara wajahnya menunjukkan kecemasan yang jarang sekali terlihat. Begitu tiba di hadapan Lia

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   3

    Satu kata sudah dapat memprediksi secara keseluruhan. Tubuh ini lemah dan jelek, tentu saja itu karena racun. Ia harus mengeluarkan racun ini dalam tubuhnya. Ia mengambil cermin yang terbuat dari perunggu, ia terkejut betapa jeleknya dia saat ini."Ini pasti ulah para rubah itu, aku yakin jika tubuh

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status