82.Harry yang duduk santai, gelas wine di tangan, senyum tipis di bibir. Seperti orang yang baru saja menang undian. "Finally," ujarnya pelan.Aarick membeku setengah detik. Ingatan beberapa bulan lalu, tawaran palsu dengan bayaran fantastis, hotel berdarah, rayuan pria belok itu, lalu pukulan bertubi-tubi yang mendarat di rahang Harry, muncul sekaligus.Jadi, kita bertemu lagi.Anne masih bicara, tapi Aarick sudah tidak mendengar. Ruangan yang tadinya ramai tiba-tiba terasa sunyi. Hanya ada dia dan Harry, dan dendam yang belum selesai.*Malam berjalan terus, selain Anne, banyak wanita cantik dari kalangan atas duduk di sana. Anak pengusaha, putri diplomat, model yang wajahnya sering muncul di sampul majalah Eropa. Mereka datang bukan hanya untuk bisnis, tapi juga untuk melihat langsung Aarick yang mereka dengar memiliki pesona yang memabukkan.Dan di antara mereka, ada Anita.Anita berdiri dekat bar kecil, mengenakan gaun silver mewah dan membuat siluetnya semakin tajam. Rambut hit
Last Updated : 2026-05-25 Read more