"Ntar lo tau Ve.. Tapi, coba lo perhatikan. Disini, rame banget, Ve! Gue kok jadi gugup sama penampilan gue, " bisik Bianca, matanya memandangi kafe yang tampak ramai saat kakinya melangkah turun dari mobil.Velove merangkul lengan Bianca, menuntunnya masuk ke area utama. "Tenang, Bi. Anggap aja lo lagi jalan di atas catwalk, semua mata udah tertuju sama keseksian lo saat ini. Liat deh, cowok-cowok pada melongo!"Bianca menegakkan punggungnya, menarik sudut bibirnya tipis dengan penuh percaya diri.“Lo bener, gue kan udah cantik, ngapain gak pede?!”Namun, baru beberapa langkah melewati meja bar, pandangan Bianca mendadak terkunci pada sudut ruangan VIP khusus reuni.Di sana, si cungkring Evan sedang duduk sofa, tangannya merangkul mesra pinggang seorang wanita bergaun ketat. Keduanya tampak tertawa manja, sesekali si wanita menyuapkan sepotong kue ke mulut Evan dengan gerakan yang dibuat-buat."Bi, liat tuh si Evan," bisik Velove menyenggol lengan Bianca, bibirnya mengerucut ke
続きを読む