[ Cek rekening kamu. ] Aku langsung bangkit dari posisi terbaring saat membaca pesan dari Kang Epen. Kukerjapkan mata berkali-kali menatap saldo rekening yang semula sisa 10 juta langsung bertambah berlipat-lipat menjadi 200 juta! Nikmat mana lagi yang harus kudustakan mengingat si mulut mercon tak pernah main-main kalau berhubungan dengan uang? Duh, jadi makin sayang--sama duitnya, kalau sama orangnya, sih belum. Nggak tahu kalau besok, atau kapan-kapan? Hati orang siapa yang tahu, kan? Apalagi terus dicekokkin uang dan perhatian. Mau bagaimana lagi aku juga perempuan yang haus kasih sayang. Kang Epen Kasjam (Kasep-kejam) [ Udah masuk? ] Hatiku langsung berflower-flower membaca pesan lain yang datang bersama dengan bukti transferan. [ Udah, Sayang. Tengkyu somay, alapyu sekebon terong 🥰😘😍🥰] balasku bersama dengan emot yang bejibun. [ Oke. ] Seperti biasa balasannya selalu singkat, padat, dan nyelekit. [ Jadi, saya beneran nggak akan ditoel, nih, Kang? ] taw
اقرأ المزيد