" ... I am Andina Julianti, thank you for the opportunity."Tepuk tangan dari seisi kelas mengiringi berakhirnya pidatoku yang juga menandakan selesainya materi siang ini. "Gila mantep speech you, Din." Entin yang memberikan applause paling heboh langsung menghampiri. Aku tersenyum bangga sambil mengedikkan bahu. "Muehehe, soalnya weekend kemaren habis praktek langsung sama pengusaha beneran," akuku sambil tersipu malu. Hal itu mengingatkan kembali pada acara privat party yang kuhadiri bersama Kang Epen. Setelah apa yang terjadi. Walau bagaimana pun hiidup harus tetap berjalan. Daripada makan hati terus-terusan mikirin mau gimana hidupku nanti, mending balik happy-happy nikmatin hidup yang nggak aku tahu akan bertahan sampai kapan ini. Ternyata bener apa kata si Kasjam. Dalam dunia bisnis, yang paling penting itu adalah komunikasi, jadi kita harus memperdalam publik speaking. "Wih, you habis latihan di mana btw? Pantes aja i ajakin jalan banyak alesan." Aku nyengir lagi. "Ada
اقرأ المزيد