SUV hitam Heri berhenti tepat di depan pintu lobi restoran mewah miliknya, disusul oleh sedan merah milik Mayang yang memarkir tepat di belakangnya.Heri turun lebih dulu, berjalan memutari mobil, lalu membukakan pintu untuk wanita itu dengan gestur yang amat sopan.Mayang melangkah keluar dari mobilnya sambil merapikan gaun merahnya.Namun, begitu ia mendongakkan kepala ke depan, langkah kakinya seketika terhenti kaku.Sepasang mata wanita itu membola lebar, menatap tak percaya pada bangunan restoran di hadapannya.Restoran itu berdiri megah dengan arsitektur modern berpadu sentuhan aesthetic yang begitu berkelas.Di area parkir, berjejer rapi mobil-mobil eropa berharga miliaran rupiah.Di bagian dalam, terlihat puluhan pengunjung dari kalangan atas dan sosialita sedang menikmati jamuan makan siang dengan pelayanan pelayan berjas rapi. Jauh, sangat jauh dari bayangan Mayang tentang kedai kumuh milik seorang mantan satpam."Ini... ini restoran kamu, Her?" tanya Mayang terbata-bata, ra
اقرأ المزيد