Pukul sembilan malam, gelak tawa keluarga, denting sendok dan garpu, serta aroma khas hidangan laut yang dibakar menggantung di udara, diiringi alunan musik instrumental lembut yang mendinginkan suasana pesisir.Namun, di area paling belakang bangunan, di lorong sempit beraspal yang diapit dinding pembatas dan gardu trafo listrik utama, keadaannya berbalik seratus delapan puluh derajat.Tempat itu gelap, sepi, dan hanya diimbangi oleh derum halus dari mesin pendingin udara sentral.Dua pria bersetelan seragam biru lusuh khas teknisi listrik melangkah senyap dari balik rimbun tanaman hias outer perimeter.Keduanya mengenakan topi pet berlidah rendah untuk menyamarkan paras wajah.Pria yang bertubuh lebih jangkung membawa tas perkakas tebal di bahunya, sementara rekannya yang pendek menyengkelit sebuah tang pemotong baja berukuran besar di balik jaketnya.Gerakan mereka terburu-buru dan serba panik.Setelah gertakan Heri di private lounge sore tadi, perintah dari Broto turun secara mend
続きを読む