Karpet merah di aula hotel bintang lima itu terasa seperti panggung catwalk pribadi bagi Vior. Ia bisa merasakan ratusan pasang mata tertuju padanya, atau lebih tepatnya, pada pria yang lengannya ia gandeng dengan begitu erat. Elian berjalan dengan keangkuhan seorang raja, dagunya terangkat, dan tatapannya lurus ke depan, seolah orang-orang di sekitarnya hanyalah pajangan dekorasi yang tidak penting. Vior menarik napas dalam, membiarkan aroma parfum maskulin Elian menenangkan sarafnya yang tegang. Ia mengenakan gaun merah maroon yang pas di tubuh, memamerkan lekuk yang selama ini ia sembunyikan di balik seragam kantor yang kaku. Di setiap sudut, bisikan mulai pecah. "Itu Vior, kan? Si staf admin lantai lima?" "Siapa pria di sampingnya? Bukankah itu Pak Elian, CEO kita?" Vior hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman yang sudah ia latih di depan cermin selama berjam-jam. Saat mereka sampai di depan pelaminan, langkah Vior sempat tertahan sejenak. Di sana, Rio berdiri dengan set
Last Updated : 2026-06-12 Read more