Mendengar rentetan kalimat yang diucapkan Lexi, Angel mendadak tidak bisa berkata-kata, bibirnya bergetar seperti hendak mengatakan sesuatu, tetapi lagi-lagi apa yang ingin diucapkannya tertahan di tenggorokan, lidah terasa kelu, seolah mati rasa.Kedua mata bulatnya bergerak gelisah, sesekali menatap ke arah satu strip pil KB yang tergeletak pasrah di atas kasur, lalu berganti menatap ke arah Lexi, sorot mata lelaki itu tampak begotu dingin, menusuk tepat ke arah jantung.Rasa bersalah, panik, dan gengsi yang bercampur aduk membuat pertahanan wanita angkuh itu runtuh sepenuhnya, membuat Angel tertuduk di atas kasur dengan tubuh lemas tidak berdaya.Dia hanya bisa meremas jemarinya sendiri di atas pangkuan, menundukkan kepala sedalam-dalamnya demi menghindari tatapan elang supir pribadinya.Melihat bungkamnya Angel, rasa kecewa di dalam dada Lexi justru semakin meluap hingga ke ubun-ubun.Keheningan di dalam kamar paviliun itu terasa begitu mencekik dan panas. Sifat mesum dan konyol L
Read more