"Ahhh! Pelan-pelan, Tuan... Sakit sekali," rintih Naomi dengan napas yang terputus-putus. Matanya terpejam rapat, sementara jemarinya mencengkram erat pinggiran sofa beludru."Jangan memanggilku seperti itu di saat seperti ini, Naomi. Sudah berapa kali kukatakan?" bisik Ethan. "Tahan sedikit.""Tapi, apa Tuan tidak bisa lebih pelan sedikit melakukannya?" Naomi memprotes, tubuhnya sedikit tersentak. "Ini benar-benar terasa menyakitkan."“Diam dan jangan banyak bergerak,” ujar Ethan dingin sambil tetap menekan pergelangan kaki Naomi.Naomi memejamkan mata menahan nyeri. Siapa yang bisa mengira, Ethan sang CEO yang selama ini rumornya sama sekali tidak tertarik pada pernikahan, tiba-tiba saja setuju menikahinya walaupun hanya sebatas kontrak.Sambil menahan perih, Naomi diam-diam menatap Ethan dengan senyum tipis yang disembunyikan. Ethan jelas tidak tahu kalau Naomi sengaja mendekatinya atas perintah Dominic, kakek pria itu sendiri, agar Naomi menjadi orang yang tepat untuk dijadik
Last Updated : 2026-05-31 Read more