"T-Tuan Reynard! Bisanya Tuan mengingat hal itu!" Wajah Alina seketika memerah padam hingga ke balik tengkuknya. Kenangan malam saat ia salah mengenakan piyama tidur tipis di rumah Reynard seketika berputar liar di kepalanya. Tanpa menunggu balasan lagi dari sang majikan yang sedang terkekeh puas, Alina membalikkan badan dan setengah berlari menuju rumah kontrakannya di seberang jalan. Keesokan harinya, sinar matahari pagi menyambut perjalanan mereka menuju sekolah baru Sean. Mobil sedan mewah Reynard membelah jalanan kota yang masih lengang. Saat kendaraan itu memasuki gerbang sekolah yang baru, Alina dibuat terpana. Bangunan sekolah itu jauh lebih megah, asri, dan teratur. Orang-orang di sekitarnya, baik para pengajar maupun wali murid, tampak bersikap amat sopan dan ramah. "Wah, tempatnya besar sekali, Papa!" seru Sean antusias dari kursi belakang, menempelkan wajahnya pada kaca jendela. "Iya, Jagoan. Di sini lingkungannya jauh lebih baik," sahut Reynard lembut sembari memarkir
最後更新 : 2026-07-24 閱讀更多