“Aarrgghh ….” Lisa merintih pelan. Rasa sakit di kepalanya terasa semakin menyiksa. Matanya menelusuri ruang rapat, mencari keberadaan tas kecilnya, tempat dia menyimpan obat.“Ah, sial.” Lisa merutuk dalam hati. Ia lupa meninggalkan tasnya di ruang kerja karena terburu-buru menghadiri rapat direksi tadi. Ia benar-benar tidak menyangka serangan tumor di kepalanya akan datang secepat ini.Ruang rapat telah kosong, menyisakan dirinya dan Saka di dalam ruangan, Lisa memaksakan diri untuk tetap berdiri tegak, menyembunyikan rasa sakitnya.Baru saja Lisa membalikkan badan, hendak melangkah meninggalkan ruang rapat, Saka mencegatnya tepat di depan pintu. Pria itu menyeringai lebar.“Jangan buru-buru senang dulu, Lisa. Hari ini para direksi mendukungmu, bukan berarti kau benar-benar telah memenangkan permainan ini.” Saka menatapnya tajam. Dia sengaja memajukan wajahnya, berusaha mengintimidasi Lisa. “Pameran privat dua minggu lagi? Jangan harap kau akan berhasil melakukannya.”“Aish,” batinn
最終更新日 : 2026-07-23 続きを読む