Melihat Monic kelelahan mengejarnya, membuat hati Crysta tersentuh. Tak hanya karena Monic, keningnya yang berpeluh juga menggerakkan Crysta untuk menghampiri ayunan kembali. Mendudukkan diri di sana. Memegang tali besar di kanan dan kirinya dengan kedua tangannya yang mungil. Meninggalkan Monic yang tertinggal di belakang.‘’Dorong aku, Monic.’’Ketika mendapat perintah tersebut, wanita itu sedang mengatur napas, tubuhnya dibungkukkan dengan kedua tangan memegangi lutut. Sepertinya ia benar-benar kelelahan. ‘’Beri aku waktu satu menit, Princess.’’‘’Tidak mau,’’ ujar Crysta sambil tertawa. Berpura-pura tidak mendengarkan suara Monic yang terengah-engah.‘’Kalau begitu, beri aku waktu empat puluh detik.’’ ‘’Tidak. Aku mau sekarang!’’ teriaknya.Suara keras itu membuat Crysta tak mendengar bantahan Monic lagi dan langsung merasakan pergerakan dari ayunan. Membuat Crysta terkekeh karena membayangkan ekspresi Monic saat ini.‘’Lebih kencang, Monic!’’ imbuh Crysta. Ayunan kembali men
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-10-03 อ่านเพิ่มเติม