“Emiko, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa …?”“Ma, sungguh bukan aku penyebab Papa meninggal! Papa dibunuh,” ujar Emiko cepat.“A-apa? Ja-jadi, Papamu meninggal karena dibunuh?” Kirani yang masih belum bisa menerima kenyataan bahwa suaminya sudah tiada, sekarang harus menerima fakta yang lain.Pagi itu, kabar buruk yang harus didengar oleh Kirani rasanya terlalu bertubi-tubi.“Mari ikut kami, Nona Emiko!” celetuk seorang laki-laki berseragam polisi itu.“Maaf, Pak. Ini terlalu mendadak. Saya bahkan baru saja memberi tahu Mama kalau Papa sudah pergi untuk selamanya. Saya belum sempat menceritakan semuanya. Apa Bapak bisa menunggu sebentar?” ujar Emiko memohon.“Anda bisa menceritakannya nanti di kantor. Sekarang juga Anda harus ikut dengan kami!” jawab seorang laki-laki itu tegas.“Baik. Kalau begitu, setidaknya tolong izinkan saya mengganti pakaian,” sahut Emiko.“Tidak bisa, Nona! Kami ….”“Apa Bapak memiliki sedikit saja perasaan? Tante dan Emiko sedang berduka. Om bahkan masih a
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-10 Mehr lesen