Tanpa ragu sedikit pun, Puspa menggeser layar ponselnya ke arah ikon telepon berwarna merah.Sebelum Rangga sempat mencoba meneleponnya kembali, Puspa bergegas mengetikkan balasan singkat, “Terima kasih ya, Pak. Saya baik-baik saja, kok. Tapi maaf, saya nggak bisa mengangkat video call. Saya ingin istirahat saja sekarang.”Sementara itu, di lantai eksekutif firma hukum JD & Partners, suasana tampak tegang.Begitu melihat sosok Jarren melangkah keluar dari lift, Yasmeen yang sejak tadi mondar-mandir gelisah di dekat mejanya langsung bergegas berdiri.Sorot mata wanita itu berbinar penuh harap.“Pak Jarren,” sapa Yasmeen manis.Jarren melintas begitu saja, menyerahkan jas yang tersampir di lengannya kepada sang sekretaris tanpa menghentikan langkah. “Mereka masih di ruang rapat?”“Masih, Pak,” sahut Yasmeen cepat mengekor di belakang. “Mereka sempat bilang hanya bisa menunggu sampai pukul setengah satu. Tapi saya terus memohon agar mereka bersabar. Mereka hampir saja pergi tadi.”“Terima
Last Updated : 2026-08-12 Read more