Mesin mobil Vicktor menderu membelah jalanan malam yang mulai lengang. Pikirannya masih kacau, dipenuhi sisa-sisa rasa terhina setelah diabaikan oleh Amora di depan gerbang rumah wanita itu. Namun, semua kekesalan dan ego yang terluka itu mendadak menguap, digantikan oleh rasa dingin yang menjalar ke sekujur tubuh saat ponsel di dasbor bergetar hebat.Nama Lucy berkedip di layar. Begitu tombol geser ditekan, bukan suara manja yang biasa Vicktor dengar, melainkan jeritan histeris yang nyaris pecah."Vicktor! Kelly, Vick... Kelly hilang!"Cicitan rem terdengar tajam saat Vicktor refleks menginjak pedal gas lebih dalam, membuat mobilnya melesat bak anak panah. Jantungnya bergemuruh hebat. "Apa?! Jangan bercanda, Lucy! Di mana kau sekarang?!""Aku di Grand City Mall! Cepat ke sini, Vicktor... aku takut sekali!" tangis Lucy tenggelam dalam isak tangis yang tak terkendali sebelum sambungan terputus.Tanpa berpikir panjang, Vicktor memutar kemudi dengan kasar, mengabaikan rambu lalu lintas,
Última atualização : 2026-07-25 Ler mais