Wildan berjalan keluar dari area villa perbukitan itu dengan langkah panjang dan mantap. Di gendongannya, Maya meringkuk lemah, menyembunyikan wajahnya di dada bidang pria tersebut. Hawa malam yang dingin tidak mampu menembus kehangatan pelukan protektif sang raja jalanan.Namun di balik ketenangannya, otak Wildan berputar cepat. Melihat wajah Maya yang pucat pasi, pelipis yang memar, dan nafas yang tersengal menahan sakit di rusuknya, Wildan tahu ia tidak bisa membawa wanitanya kembali ke gudang berdebu.Berbekal koneksi Beno, Wildan melarikan Maya malam itu juga ke sebuah klinik swasta rahasia yang letaknya tersembunyi di pinggiran kota. Klinik itu biasa menangani orang-orang jalanan tanpa menanyakan identitas atau melibatkan campur tangan kepolisian. Jauh dari radar kekuasaan Indra."Tolong tangani dia sekarang, Dok. Periksa seluruh tubuhnya, terutama area perutnya. Jangan banyak tanya, saya bayar berapa pun pakai uang tunai," perintah Wildan mutlak begitu ia membaringkan Maya di r
Last Updated : 2026-07-30 Read more