Nyra mengernyit. Awalnya dia mengira Yoshio akan kembali mengamuk dan memakinya.Namun, setelah terdiam beberapa saat, Yoshio menarik napas dalam-dalam, lalu berkata dengan nada rendah, "Nyra ... aku salah."Suara Yoshio tiba-tiba berubah lembut dan penuh kasih. Rasanya seolah mereka tidak pernah putus, seolah mereka masih menjadi sepasang kekasih seperti dahulu.Nyra sedikit terkejut. Bahkan dia sempat mengira dirinya salah dengar.Yoshio yang selama ini selalu bersikap angkuh dan suka memerintah, ternyata bisa juga merendahkan diri dan lebih dahulu mengalah.Namun, setelah dipikir-pikir, itu juga masuk akal. Sekarang bahkan Quantum, sandaran terbesarnya, hampir memutuskan hubungan dengannya.Selain memohon agar Nyra kembali ke perusahaan untuk membereskan kekacauan, memangnya masih ada jalan lain baginya?Melihat perubahan sikap Yoshio yang begitu drastis, dari congkak menjadi rendah hati, Nyra akhirnya tidak bisa menahan tawa."Yoshio, nggak usah bicara selembut itu. Bukannya kita s
อ่านเพิ่มเติม