"Zacky, dasimu sedikit miring... Biar aku rapikan dulu," ucap Thalia lembut, menyunggingkan senyuman paling manis di dalam ruang tunggu VIP Gedung Pengadilan Negeri. Thalia terlihat begitu anggun dan penuh percaya diri, tidak ada lagi jejak ketakutan di wajah cantiknya, yang terlihat hanyalah pesona seorang calon pendamping Zacky. Pria itu berdiri tegak, membiarkan jari tangan Thalia bergerak merapikan simpul dasi hitamnya. Manik matanya menatap wajah Thalia tanpa berkedip, menunjukkan rasa kepemilikan yang nyata. "Kamu sangat cantik pagi ini, Thalia," pangkas Zacky, suaranya rendah dan berat terdengar sensual di telinga Thalia. "Terima kasih, Zacky," cicit Thalia lembut, pipinya merona merah. Ia menyenggol dada bidang Zacky dengan jarinya sambil mengedipkan mata dengan tatapan serius. "Ingat, di depan media dan persidangan nanti, kita harus tetap me
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-27 อ่านเพิ่มเติม