Pintu kamar terbuka dengan bunyi klik pelan. Ruangan itu luas, dengan meja kerja di dekat jendela dan lampu kuning yang hangat. Tirai setengah tertutup, memperlihatkan gemerlap kota di luar. “Duduk di sana,” kata Arka, menunjuk kursi di meja kerja. Aluna menurut, ia segera membuka laptop, mencoba fokus pada file presentasi yang tadi dipuji klien dan diminta direvisi. Arka berdiri di belakangnya, memeriksa layar dari atas bahunya. “Terlalu cepat di bagian awareness,” ucapnya pelan. “Geser dua minggu.” Jaraknya terlalu dekat. Aluna bisa merasakan hangat napasnya samar di sisi kepala. Ia menggeser kursi sedikit ke depan, pura-pura untuk meraih mouse. “Seperti ini, Pak?” Arka tidak langsung menjawab. Ia justru memindahkan tangannya ke meja, bertumpu di sisi kursi Aluna, membuat ruang geraknya semakin sempit. “Kamu tegang?” tanyanya tiba-tiba. “Saya hanya ingin cepat selesai, Pak." “Bagus.” Nada suaranya rendah. “Saya suka orang yang serius dengan pekerjaannya.” Kalimat itu terdenga
Last Updated : 2026-08-04 Read more