Kembali pada malam ketika keduanya masih berada di satu kamar. Hailey, dengan rasa haus yang tak tertahankan, menjilati sisa tetesan darah Cedric di permukaan kulit yang mencetak jelas lekuk otot kekarnya. Cedric mengatupkan rahang rapat-rapt. Kedua tangannya tertahan di pinggang gadis yang duduk di atas tubuhnya, mencoba menekan hasrat saat merasakan sapuan hangat lidah Hailey. Ia menelan ludah berkali-kali tatkala menatap wajah Hailey yang tampak polos, tetapi dipenuhi keinginan mendalam untuk menyesap darahnya. “Sepertinya aku akan kehilangan kontrol kali ini, Hailey,” erang Cedric rendah. Begitu darah di permukaan kulit bersih, Hailey beralih ke sumber luka yang sengaja diciptakan Cedric. Ia mulai menghisapnya pelan. Suara tegukannya terdengar sedikit kencang di keheningan kamar, membuat Cedric memejamkan mata seraya membelai lembut surai pirang di ceruk lehernya. “Jangan terlalu banyak. Besok aku harus tetap fit untuk berburu,” tukas Cedric, teringat jadwal esok hari
最終更新日 : 2026-09-17 続きを読む